Rabu, 27 Februari 2013

Pelita Bandung Raya Semakin Percaya Diri

Pelita Bandung Raya Semakin Percaya Diri
Pelatih PBR, Simon McMenemy © Huyogo Simbolon

Bola.net - Raihan tiga poin usai mengalahkan Persija Jakarta membuat Pelita Bandung Raya kian percaya diri dalam lanjutan Indonesia Super League 2013.

Pelatih PBR, Simon McMenemy mengaku hasil positif itu telah meningkatkan kepercayaan diri para pemainnya.

"Meski harus menunggu enam pertandingan untuk mendapat kemenangan pertama, namun hasil melawan Persija sangat strategis dan penting untuk meningkatkan percaya diri pemain," kata Simon McMenemmy kepada Antara.

"Tim sudah menunjukan kerja sama yang lebih baik, bisa bermain lebih sabar dan kian menunjukkan olah manajemen permainan yang lebih baik dan tenang saat kondisi kritis," kata Simon.

Namun kemenangan tersebut tak lantas membuat Simon McMenemy terlena. Menurutnya, Eka Ramdani dkk masih perlu membenahi beberapa lini yang ia nilai masih kurang maksimal.

"Koordinasi lini belakang perlu ditingkatkan lagi, konsentrasi perlu dimaksimalkan dan terus berkomunikasi. Mudah-mudahan trend positif berlanjut di tim ini," kata Simon.

Pelita Bandung Raya Beruntung Bisa Menang

Gol gelandang Pelita Bandung Raya, M. Arsyad di menit ke-88 menjadi penentu kemenangan 3-2 PBR atas Persija Jakarta, Selasa (5/2). Asisten Pelatih Persija Jakarta, Sudirman, mengatakan PBR beruntung bisa memenangkan pertandingan tersebut. Persija kembali gagal meraih poin ketika dikalahkan Pelita Bandung Raya 3-2. Gol penentu kemenangan Pelita Bandung Raya dicetak oleh M. Arsyad di menit ke-88.

Asisten Pelatih Persija, Sudirman, mengatakan timnya kurang beruntung dalam pertandingan tersebut sehingga harus kehilangan poin. Sudirman juga mengatakan Pelita Bandung Raya lebih agresif di akhir babak kedua sehingga bisa mencetak gol kemenangan.

"Selamat bagi Pelita BR, mereka lebih beruntung. Agresivitas di akhir babak kedua membuat mereka menuai hasil kemenangan. Kami kecewa karena meraih hasil kurang memuaskan di dua partai tandang," kata Sudirman dilansir dari situs resmi Liga Indonesia.

Kekalahan ini membuat Persija harus berada di posisi ke-14 klasemen ISL sementara dengan empat poin. Sedangkan PBR naik ke posisi 10 dengan raihan enam poin.

Rekor Nike Ardilla

  1. 17 Tahun kematiannya masih diperingati dan belum ada artis yang meninggal di Indonesia mempunyai pencapaian seperti ini.[12][13]
  2. Setiap Hari Kelahirannya selalu diperingati sama seperti peringatan Hari Kartini.[14][15]
  3. Nike Ardilla merupakan tokoh satu-satunya Lintas profesi yang setelah hampir puluhan tahun meninggalnya menjadi Cover tabloid dan atau Majalah berkali-kali, di Indonesia. Terakhir menjadi Cover Tabloid Genie 2 kali berturut-turut di Genie Edisi 36 & 38 Tahun VI bulan Maret 2010.[16][17]
  4. Artis penyanyi termuda di usia 14 tahun 3 bulan 4 hari dengan penjualan 1 album mencapai 2 juta units, Bintang Kehidupan 1990.[18]
  5. Tokoh Selebrtiti satu satunya yang masih menjadi headline berita di semua media massa.[19][20][21]
  6. Kematian Nike Ardilla adalah berita paling heboh dan paling menggemparkan dalam sejarah pertelevisian Indonesia, berita kematianya di tayangkan selama 3 bulan berturut-turut, bahkan berita kematian Putri Diana pada tahun 1997 di Indonesia-pun tak dapat menyainginya.
  7. Dikutip dari buku "100 Perempuan Paling Berpengaruh Di Indonesia, Nike Ardilla menduduki peringkat 4 dari 100 perempuan tersebut. Dia berpengaruh karena: kegiatan amal yang ia lakukan di seluruh penjuru Indonesia, nyaris semua remaja perempuan meniru dia, mulai dari gaya rambut hingga cara berpakaiannya. Nike Ardilla adalah icon dari aliran musik slow rock, buktinya setelah kematian Nike Ardilla pada tahun 1995 akibat kecelakaan musik slow rock tak lagi berjaya.
  8. Nike Ardilla secara anumerta, bersama delapan tokoh musik lainnya mendapatkan penghargaan Nugraha Bhakti Musik Indonesia dari PAPPRI, kesembilan tokoh musik tersebut adalah sebagai berikut :
    1. Gombloh
    2. Nike Ardilla
    3. Titiek Puspa
    4. Anggun
    5. Iwan Fals
    6. Ebiet G Ade
    7. Titiek Sandhora
    8. Deddy Dores
    9. Broery Marantika

Album dan singles

Album yang telah beredar

Album kompilasi

Singles soundtrack

  • Ost Nuansa Gadis Suci 1992
  • Ost Nakalnya Anak Muda 1992
  • Ost Aksara Bisu 1992
  • Ost Lupus 1992
  • Ost Deru Debu 1994

Filmografi

Sinetron

Penghargaan Nike ardila

  • Penghargaan nternasional [10]
  1. GOLD Prize Asian Song Festival 1991,
  2. Best Indonesian Selling Album in Malaysia Anugerah Musik 1994, Duri Terlindung Album
  3. 2nd Runner Up Best Performer – ABU Golden Kite World Song Festival Kuala Lumpur Malaysia 1994
  4. Nike Ardilla Stamp had been released in Russia (Abkasia and Tauva Region), 1996.
  5. Golden Prize Malaysia Music Awards for 10 Tahun Koleksi terunggul Album, 2005.
  • Penghargaan nasional
  1. 1st Champion "Lagu Pilihanku", TVRI Jakarta, 1980.
  2. 1st Champion Pop Singing HAPMI, 1985 Bandung.
  3. 3rd winner "TERUNA Festival Indonesia", 1986.
  4. 1st Champion " 3 Genre Singing Festival West Java", 1987.
  5. Multi-platinum Awards for Seberkas Sinar Album, 1989.
  6. Best Selling Album, BASF Awards 1990, For Bintang Kehidupan Album.
  7. The Best Performer – Indonesian Popular Song Festival 1990.
  8. Best Selling Album, BASF Awards 1991, For Nyalakan Api Album.
  9. Multi-platinum Awards for Matahariku Album, 1992.
  10. Best Selling Album, BASF Awards, for Biarlah Aku Mengalah Album, 1993.
  11. Multi-platinum Awards for The Best Of (Tinggalah Aku Sendiri) Album, 1993.
  12. Best Selling Album, HDX Awards, for Biarkan Cintamu Berlalu Album, 1994.
  13. Best Selling Album, HDX Awards, for Sandiwara Cinta Album, 1995.
  14. Biggest Omzet Album, HDX Awards, for Sandiwara Cinta Album, 1995.
  15. Best Selling Album, HDX Awards, for Suara Hatiku Album, 1996.
  16. Music Mingguan Awards ANTeve, Best Selling Album for Suara Hatiku Album, 1996.
  17. Best Selling Album, HDX Awards, for The Best (Deru Debu) Album, 1996.
  18. Triple Platinum Album, BASF Awards, for Mama Aku Ingin Pulang Album, 1996.
  19. Multi-platinum Awards for The Best of Panggung Sandiwara Album, 1997.
  20. Multi-platinum Awards for The Best of Cinta Di antara Kita Album, 1997.
  21. Multi-platinum Awards for The Best of Ingin Ku Lupakan Album, 1998.
  22. Multi-platinum Awards for The Best of Belenggu Cinta Album,1999.
  23. Multi-Platinum Awards for The Best of Volume II Album, 2000.
  24. Multi-Platinum Awards for The Best Beat Album, 2002.
  25. Multi-platinum Awards for Best of The Best Album,2004.
  26. Multi-platinum Awards for Golden Memories Album, 2005.
  27. Multi-platinum Awards for 11 tahun Nike Ardilla Album, 2006.
  28. Multi-platinum Awards for Lagu Pilihan Fans Album, 2007.
  29. Multi-platinum Awards for The Best Of Tinggalah Ku Sendiri CDAlbum, 2008.
  30. Multi-platinum Awards for Number One RBT Album, 2009.
  31. Triple Platinum Awards for Koleksi Lengkap Album, 2010. In 2 days album sold 500.000 copies.
  • Video Music Awards
  1. Video Musik Indonesia, Video Favorite of The Month Tinggallah Aku Sendiri, 1993.
  2. Video Musik Indonesia, Video Favorite of The Month Biarkan Cintamu Berlalu, 1994.
  3. Video Musik Indonesia, Video Favorite of The Year, Director Ria Irawan, BIarkan Cintamu Berlalu, 1994.
  4. Best Female Video, MTV Viewer Choice Indonesia, 1997.
  • Television Awards
  1. Dunia Bintang SCTV Awards 1995, Favorite Viewer Artis.
  2. Dunia Bintang SCTV Awards 1995, Favorite Journalist Artis.
  3. Silet Infotainment Highest 2nd Rating " Nike Ardilla Episode", 2003
  4. SCTV Programme Eko Patrio Show, BEST Legend, mengalahkan Titiek Puspa and Benyamin S, Viewers Choice, 2005
  • Modeling, Magazine, Tabloid, and Newspaper
  1. Cover SAHABAT PENA Magazine, 1986.
  2. 3rd Winner LA Clerk Model Contest, 1989.
  3. GADIS SAMPUL Favorit, 1990.
  4. Best Performer on TV – from Monitor Magazine 1990
  5. Best actress, readers choice Tabloid Citra 30th TVRI Anniv.1992. (LTB)
  6. Most Wanted Actress, readers choice Tabloid Nyata (Jawa Pos), 1993.
  7. Most Popular Artis, Popular Magazine, 1994.
  8. URTV Magazine favorite Cover, 1994.
  9. Indonesian Most Dedicated and Creative Singer – 1994
  10. Indonesian Best Female Singer – from CITRA Magazine 1995
  11. Nike Ardilla Stamp and Post Card edition, Tribute, from PT.POS Indonesia,1996.
  12. Best Selling Cover Tabloid Nova for Nike Ardilla Cover Headline, sold 850.000 eksemplar, 2007.
  13. Musisi Paling Fenomenal Versi Tabloid Bintang Indonesia, 2008.[11]

Pengaruh

Tak lama setelah kematianya nama Nike Ardilla justru menjulang. Publik masih terus membicarakan Nike Ardilla. Majalah Asia Week menafsirkan Nike dalam sebuah kalimat satir "In Dead She Soared" atau "Dalam Kematian Dia Bersinar". Setiap tahunnya ribuan penggemar yang tergabung dalam Nike Ardilla Fansclub melakukan ritual khusus pada tanggal 19 Maret dan 27 Desember yaitu berziarah ke makam dan mengadakan acara mengenang Nike seperti memutarkan film-film Nike dan menyanyikan lagu-lagu Nike di Bandung, tempat kelahiran dan tempat berpulangnya Nike. Sebuah museum juga didirikan di Jalan Soekarno-Hatta, Bandung. Semua barang-barang Nike tersimpan disana, seperti pakaian yang dikenakannya saat kejadian dan replika kamar Nike Ardilla. Selain itu, hampir semua album rekaman lagu-lagu Nike berhasil memperoleh penghargaan, terutama dari segi penjualan. Dalam rentang waktu yang relatif pendek, dia berhasil mengembangkan demikian jauh popularitas dan fanatisme penggemarnya bahkan melampaui apa yang diperoleh penyanyi terkenal yang sudah berkiprah puluhan tahun di dunianya.
Di Sulawesi Barat terdapat sebuah rumah makan dengan nama Rumah Makan Nike Ardila yang berlokasi di Wonomulyo, Polewali Mandar. Setiap harinya, rumah makan tersebut memutarkan lagu-lagu Nike

Pasca kematian Nike Ardila

George Quinn, Dekan dari Fakultas Studi Asia di Universitas Nasional Australia melakukan penelitian tentang kebiasaan orang Jawa yang melakukan ziarah. Dan penghormatan biasanya dilakukan masyarakat Jawa kepada para orang suci Muslim seperti Wali Songo. Dan melihat penghormatan dan banyak bukti-bukti, hanya Nike Ardilla tokoh yang lahir di kebudayaan pop yang memiliki atau mempunyai penghormatan setara dengan para Wali Songo tersebut yang lahir di kebudayaan Gamelan. Setiap tahun bahkan sampai 15 tahun wafatnya Nike Ardilla, ribuan orang telah melakukan ziarah baik itu sehari-hari atau setiap tanggal kematiannya dan tanggal kelahirannya Nike Ardilla. Maka dengan hal tersebut dapatlah di sebutkan kalau hanya Nike Ardilla yang menjadi bukti kegemilangan budaya pop. Di mana semenjak awal kariernya, berbagai poster Nike menghiasi ruang publik, baik itu kafe, bus, tv, sekolah, dan sebagainya. Bahkan setelah kematiannya pun nama Nike Ardilla masih mengisi ruang-ruang publik. Buktinya, tempat-tempat suci didirikan seolah-olah mentasbihkan kalau Nike Ardilla adalah pahlawan dan tokoh baru di zaman ini, Nike Ardilla resto and Gallery dibangun untuk mengenangnya di Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan. Bagaikan museum, makamnya selalu ramai dikunjungi semua kalangan. Tidak salah kalau George Quinn mentasbihkan Nike Ardilla setara dengan Para wali. 15 tahun kematiannya masih mampu mengisi ruang-ruang publik hingga saat ini

Kematian Nike Ardila

Pada tanggal 19 Maret 1995, kurang lebih pukul 06.15 pagi Nike Ardilla tewas dalam sebuah kecelakaan tunggal. Mobil Honda Civic berwarna biru metalik plat D 27 AK menabrak pagar beton bak sampah di jalan RE. Martadinata. Diperkirakan Nike tewas seketika, tetapi saksi yang berada disekitar lokasi kecelakan menuturkan Nike belum meninggal saat kejadian, baru dalam perjalanan ke rumah sakit Nike meninggal. Nike mengalami luka parah di kepala dan memar-memar di dadanya. Nike yang saat itu bersama manajernya, Sofiatun, baru saja kembali dari diskotik Polo. Isu-isu negatif seputar kematiannya berkembang di antaranya menyebutkan bahwa Nike mengendarai mobil dengan keadaan mabuk, tapi kemudian kabar itu dibantah keras oleh pihak keluarga dan saksi kunci kecelakaan itu. Sofiatun mengatakan Nike hanya meminum orange jus. Hasil visum polisi menyebutkan tidak menemukan kadar alkohol dalam tubuh Nike. Ada kesimpangsiuran tentang waktu kematian Nike Ardilla, menurut saksi kejadian itu terjadi pukul 3 pagi, tapi saksi lain mengatakan bahwa kecelakaan itu terjadi pukul 5.45 pagi, laporan resmi mengatakan bahwa waktu kejadian adalah pukul 06.15 pagi. Nike Ardilla dimakamkan pada sore itu juga, diantar oleh ribuan penggemarnya beserta para artis ibukota. Kematiannya menghebohkan dunia hiburan Indonesia, ditangisi para fans yang sampai beberapa hari setelah kematiannya masih setia berada di kediaman Nike Ardilla.
Menurut Atun yang bersama Nike berada di mobil itu, dalam perjalanan pulang Nike mengendarai mobil itu dengan tidak menggunakan sabuk pengaman. Mobil Nike berusaha menyalip mobil berwarna merah di depannya yang berjalan sangat pelan. Namun ketika menyalip, dari arah berlawanan muncul mobil Taft melaju kencang, Nike langsung menghindari mobil Taft tersebut dan membanting setir terlalu ke kiri sehingga menabrak sebuah pohon dan langsung terpental menabrak pagar beton bak sampah di kantor Usaha Pribadi di jalan RE. Martadinata, dan Nike menghembuskan nafasnya yang terakhir.